puisi pertama


SENJA

senja mulai datang
menampakkan keindahan dunia
memancarkan keutuhan cinta yang mulai hilang
hilang karna arus kehidupan yang deras
bumi bak lingkaran hitam
yang selalu menolak untuk di sentuh
berbagai cara telah diperbuat
tapi apa daya
raga tak sanggup lagi tuk berfikir
otak tak sanggup lagi tuk bergerak
tuk menyongsong air mata yang telah menetes
bungapun tak pernah bisa layu karna hatimu
yang membuat gambaran akan indahnya cakrawala
melukis cahaya pelangi
menerpa angin semilir yang terjatuh berurutan


PERPISAHAN

bunga itu telaj layu
menghilang diterpa derasan air mata
kebersamaan akan hilang
menghilang mencari kehidupan yang baru
meniti jalan yang baru
tuk raih impian yang telah lama kusam
tetesan embun pagi mengalir deras
seakan ikut merasakan pedihnya hati
langkah itu semakin jauh
meninggalkan kenangan indah
kebersamaan yang utuh
akan segera hilang
cinta itu tak lagi kurasakan
hanya kepedihan hati yang mulai membeku
saat canda kita bersama
saat duka kita lalui bersama
kini...
semua akan segera hilang

terima kasih sudah mampir, silahkan berikan komentar...

Komentar